Norton Atlas Ranger 2019, Perpaduan Dua Dunia

Yang Anda lihat di sini adalah motor cafe racer yang dibuat dengan satu tujuan mulia: Tidak bikin malu kalau difoto untuk Instagram. Ok, lah. itu memang anggapan kami tapi Norton menyatakan bahwa Atlas Ranger ini akan bisa hidup di dua alam, aspal dan tanah. 

Norton Atlas Ranger

Norton baru sebatas memperkenalkan motor ini untuk khalayak internet, sebelum benar-benar memproduksi dan dijual tahun 2019, bersamaan dengan kembarannya yang lebih on road, Atlas Nomad. Jadi, apa saja yang menarik soal motor ganteng ini? Simak di bawah. 

Mesin Siap Melumpur

Atlas Ranger y Norton

Ini mesin baru yang didesain untuk sanggup disakiti seperti apapun. Dengan silinder kembar paralel, tenaganya mencapai 83 hp pada 11.000 rpm. Rasio kompresi mencapai 11,5:1, punya penggerak katup DOHC. Injektornya ada dua untuk setiap silinder, sudah memiliki teknologi ride by wire alias tanpa kabel gas. Mesin ini sudah memenuhi regulasi emisi EURO4. 

Silinder yang doyong ke depan memungkinkan Norton untuk meletakkan bak oli sejauh mungkin dari tanah. Selain itu, intakenya diletakan di atas tepat di bawah tangki. . Sinergi dengan hal tersebut, knalpot juga diletakkan meninggi. Ini berguna karena Atlas Ranger dibuat untuk dua alam. Jadi tidak perlu khawatir kepentok batu atau saat menerjang kubangan. 

Motor Norton Paling Ringan

Mesin Norton

Norton Atlas Ranger memiliki rangka yang ringan. Sebuah keharusan untuk motor cafe racer/scrambler. Keharusan kedua adalah handling. Karena itu, engineer Norton membuat rangka tubular dari baja ringan demi memangkas bobot. Menurut mereka, Atlas Ranger beratnya hanya 178 kg. 

Selain itu, lengan ayun dibuat dari material alumunium, dan ditopang supensi monoshock buatan Roadholder, dan menawarkan jarak main suspensi hingga 200 mm. Roadholder juga menopang bagian depan, dengan bentuk up side down. Semua itu membuat Atlas Ranger lebih ringan 12 kg dari Ducati Scrambler Desert Sled, atau 19 kg lebih ringan dari rival satu negara, Triumph Street Scrambler. Sekaligus memegang rekor sebagai motor Norton paling ringan yang pernah ada. 

Modern

Bentuknya memang retro. Tapi jujur saja, dibanding Ducati Scrambler, penampilan Atlas Ranger lebih terlihat agresif. Lampu bulat full LED dilengkapi dengan DRL. Tangkinya yang besar tapi terlihat slim itu berbahan baku komposit dan mampu menampung BBM hingga 15 liter. 

Tampilannya tambah gagah dengan kehadiran visor tegak yang melindungi panel instrumen, plus sepatbor depan-belakang yang tinggi dan minimalis. 

Penampilan motor ini begitu meyakinkan, kami jadi penasaran. Apakah biker Indonesia juga akan meyukainya? 

 Sumber: Silodrome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.