Toyota Supra: Berawal Dari Celica Jadi Legenda

Toyota Supra tentu bukan nama yang asing. Para pecinta mobil dan kecepatan pasti menikmati kehadiran mobil ini di manapun. Saat generasi kelima Supra (A90) hadir. Semua bersorak. Meski lalu selera mulai berbicara. Ada yang suka, ada yang kecewa. Tapi tahukah Anda kalau semua ini berawal dari Toyota Celica? Simak di bawah ini.

Generasi Pertama (A40)

Toyota Supra 1979

Tahun 1978, Calty Design, sebuah rumah desain Toyota di California melahirkan Toyota Celica generasi kedua. Mobil bermesin empat silinder yang punya performa dan efisiensi jempolan. Sukses, mereka tidak berhenti di situ. Tahun berikutnya diperkenalkan Toyota Celica Supra.

Bedanya dengan Celica biasa, yang ini lebih besar, terlihat lebih mewah dan punya mesin enam silinder SOHC. Tenaganya bervariasi mulai dari 11o hp hingga 123 hp. Celica Supra hadir pertama di Jepang dengan nama Celica XX (hmm…), dan kemudian diekspor bulan Januari 1979.

Generasi Kedua (A60)

Toyota Celica Generasi kedua

Langkah berbeda diambil Toyota untuk Supra generasi kedua. Hadir tahun 1982, pembuatnya mengarahkan mobil ini sebagai sebuah Grand Tourer dengan dimensi yang dibesarkan. Celica masih jadi basisnya, tapi punya beberapa hal yang berbeda. Contoh, lampu depan model pop-up.

Di luar Jepang, Celica Supra ini punya dua varian yaitu L (Luxury) dan P untuk Performance. Meski tidak ada beda dari sisi penggerak tapi dibedakan dari ukuran pelek, dan detail aksesoris. Di generasi ini juga power window, tilt steering, central lock dan spion elektrik jadi fitur standar. Supra generasi kedua diproduksi hingga 1986, dengan beragam mesin enam silinder yang kapasitasnya mulai dari 2.0 hingga 2.8 liter. Tenaganya bervariasi. Terkecil 126 hp, tertinggi 178 hp.

Generasi Ketiga (A70)

Toyota Supra generasi tiga

Akhirnya, Toyota memutuskan Supra untuk tidak lagi berada di bawah nama Celica. Kini, Supra adalah model sendiri, bukan turunan dari coupe tanggung tersebut. Keduanya juga memiliki arah pengembangan yang berbeda. Celica kini berpenggerak roda depan, sementara Supra tetap dengan gerak belakang. Meluncur Februari 1986, di balik kap mesinnya kini tertanam jantung mekanis 6-silinder (3,0 liter) dengan kekuatan 200 hp. Setahun kemudian, untuk pertama kalinya muncul Supra dengan mesin turbo.

Pada generasi ini, Supra dibekali dengan mesin tercanggih Toyota (saat itu), 7M-GE dan 7M-GTE. Punya empat katup per silinder, DOHC. Pada versi GTE selain dibekali turbo, juga punya system pengapian tanpa distributor. Ini tersedia untuk Supra di Amerika. Supra versi Jepang juga menggunakan mesin yang tidak kalah legendaris, 1JZ-GTE dengan twin turbocharger.

Generasi Keempat (A80)

Ini sebetulnya generasi yang benar-benar mengangkat nama Supra di kalangan awam. Berkat film Fast & Furious, Toyota Supra jadi lebih dikenal. Dan sejak saat itu juga, ada tekanan untuk Toyota membangunkan kembali nama ini. Inilah mobil yang membukakan mata para jurnalis saat itu, bahwa mobil berperforma hebat tidak perlu mahal. Supra Turbo waktu diluncurkan dihargai US $39.900. Ini separuh dari harga Porsche 928 GTS.

Lahir tahun 1993, selain bentuknya yang dinamis dan enak dilihat, Supra ini juga berjaya di medan rally, yang membuktikan ketangguhannya. Toyota Supra hadir dengan dua pilihan mesin yaitu 2JZ-GE tanpa turbo (220 hp), dan 2JZ-GTE dengan twin turbo. Gara-gara itu juga, kode mesin 2JZ-GTE bertenaga 320 hp ikut melegenda. Inilah mesin baru dengan konstruksi besi, bukan alumunium yang kuat dan tahan lama. Anehnya, focus Toyota saat itu adalah membuat mobil yang ringan. Tapi diet itu tercapai berkat penggunaan alumunium di area lain seperti kap mesin, atap, bahkan pegangan bemper.

Generasi Kelima (A90)

Yang ini memang berbeda jauh dengan pendahulunya. Bahkan tempatnya dirakit pun tidak biasa: Magna Steyr di Austria. Pertama kalinya ada Supra yang dirakit di luar Jepang. Ini karena di balik kulitnya, Supra terbaru adalah BMW. Mulai dari platform hingga mesin.

Seperti biasa, ada dua pilihan mesin. Kali ini semuanya menggunakan turbocharger. Yang pertama adalah 3,0 liter enam silinder yang digunakan Supra untuk pasar global. Versi 2,0 liter empat silinder hadir di Jepang 20 Mei 2019 lalu. Meski segalanya buatan BMW, tapi Toyota menegaskan bahwa mobil ini sudah disesuaikan dengan nama besar Supra. Jadi tidak perlu khawatir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.